Seharusnya sunnah berpengaruh

Besar tanpa seorang ayah tak membuat Isa ‘Alaihis Salaam berduka cita.
Besar tanpa seorang ayah tak membuat Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam berkecil hati
Sesiapa yang mencontoh beliau berdua, ditunggu-tunggu
Diharapkan orang untuk duduk di sampingnya
Disayangi penduduk langit dan penghuni bumi

Akankah ada hari akhir yang Nabi pembunuh dajjalnya bukan Nabi Isa ‘Alaihis Salam?
Akankah ada hari pembalasan yang perantara syafa’at resminya dari golongan Nabi selain Nabi Muhammad Shallahu ‘Alaihi wa Sallam?

Betapa mulianya..
Setiap direndahkan, ternyata terjunjung tinggi
Setiap dicaci, ternyata termuliakan
Setiap dibenci, ternyata tercintai
Di mata ummatnya..

Bukankah kita ummat Nabi akhir zaman?

Kata syeikh Khalid bin Ibrahim Ad Dauhan..
“Para Sahabat mencari sunnah untuk dilakukan”
“Sedangkan sekarang sebagian besar mencari sunnah untuk ditinggalkan”
“Ah kan sunnah hukumnya. Nggak dilakukan nggak pp”

Lagi pula Nabi diperintahkan untuk mengatakan
“Jika kau mencintai Allah, maka ikutilah aku. Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”


Astaghfirullaah Al ‘Azhiim


1 komentar: